Home » » Kalimat Suci Yang Mengantarkan Keajaiban

Kalimat Suci Yang Mengantarkan Keajaiban

Posted by ninamustika.com on Thursday, October 18, 2018

istighfar
Kisah ini terjadi pada kehidupan Imam Ahmad ibn Hanbal rahimahkumullah. Seorang ulama hadist. Seorang ulama besar nan mashyur namanya karena keluasan ilmu yang dimilikinya. Beliau  juga merupakan murid Imam Syafi'i yang merupakan salah satu dari Imam Mahzab yang banyak dijadikan panutan di Indonesia.

Pada suatu ketika di akhir masa hidupnya, entah mengapa Imam Ahmad ibn Hambal terlintas di pikirannya untuk mendatangi sebuah kota di Irak. Beliau tidak tahu kenapa hal itu terlintas di pikirannya. Tapi beliau merasa seperti ingin ke sana. Dan beliau pun pergi menuju tempat itu. 

Imam Ahmad ibn Hanbal rahimahkumullah tiba di kota tersebut pada saat maghrib. Beliau pun mendatangi sebuah masjid dan melaksanakan sholat berjamaah. Semasa itu teknologi belum canggih seperti sekarang, beliau tidak dikenali olah jamaah yang lain sebagai Imam besar. Orang-orang tidak menyadari bahwa beliau adalah Imam Ahmad ibn Hanbal rahimahkumullah. Maka beliau seperti pendatang biasa di sana.

Selesai sholat maghrib beliau duduk membaca Al Quran sembari menunggu waktu sholat isya. Setelah sholat isya selesai beliau laksanakan. Beliau merebahkan diri ingin tidur di masjid itu. Tapi marbot masjid datang menegur. Ternyata tidur di masjid telah dilarang.

Marbot itu berkata kasar, "Syeikh (bapak yang telah tua), kenapa masih di sini?"

Imam Ahmad menjawab bahwa beliau adalah musafir, "Saya musafir"

Marbot itu kemudian marah, "Tidak boleh tidur di sini, syeikh"

Kemudian Imam Ahmad pun didorong-dorong sampai keluar dari pintu masjid. Dan pintu masjid ditutup. Imam Ahmad lalu tidur di teras masjid. Kemudian marbot datang lagi mendorong beliau sampai di jalanan.

Ternyata di seberang jalan atau di seberang masjid, ada toko roti. Tukang roti di toko itu pun memanggil Imam Ahmad.

"Kemarilah, syeikh."

Imam Ahmad lalu pergi ke sana. 

Tukang roti rupanya memilliki penginapan yang tak jauh dari toko rotinya dan mempersilahkan  Imam untuk datang menginap. Imam Ahmad kemudian menceritakan kisah dirinya kepada tukang roti. Dan ia menemukan suatu hal yang unik dari penjual roti. 

Tukang roti tak pernah tidak mengucapkan istighfar. Sambil ia memegang roti, ia tetap beristighfar. Sambil memegang adonan kue, ia tetap sambil beristighfar. Ia selalu berucap "Astaghfirullah wa atubu ilaih. Astagfirullah wa atubu ilaih. Astagfirullah wa atubu ilaih." Imam Ahmad melihat bahwa tukang roti selalu beistigfar kecuali Imam ajak ia berbicara. Atau kecuali ia sedang berbicara dengan Imam. 

Imam Ahmad pun menanyakan, "Sudah berapa lama kau seperti ini? Mengamalkan istighfar seperti ini?"

Tukang roti pun menjawab "Sudah lama syeikh, sedari saya bujang."

Ia ternyata sudah lama sekali mengamalkan hal itu. Sedari ia masih muda. Sedang ketika Imam ke sana. Umurnya kira-kira sama dengan Imam Ahmad. Sudah mendekati 60 tahun lebih. Kemudian Imam Ahmad bertanya lagi.

"Apa manfaat yang kau dapatkan dari istighfar sebanyak ini? Apa yang kau dapatkan dengan istighfar  mu yang sangat banyak ini?"

"Tidak ada apapun yang saya minta kepada Allah, kecuali diijabah. Apa saja saya minta, Allah kasih. Tinggal satu saja yang belum Allah kasih." 

"Apa itu? kata Imam Ahmad

"Saya minta dipertemukan dengan Imam Ahmad ibn Hanbal"

"Allahuakbar. Istighfar mu lah yang membawa saya ke kota ini walau saya tidak tahu mengapa. Istighfar mu lah yang membuat marbot masjid mendorong-dorong saya ke luar masjid. Istighfar mu lah yang membawa saya ke tempat ini. Karena saya adalah Ahmad  ibn Hanbal."
______________________________________________________________________________

Al Quran Surah Nuh ayat 10-12

"Mohonlah ampunan kepada Tuhanmu, sungguh, Dia Maha Pengampun, niscaya Dia akan menurunkan hujan yang lebat dari langit kepadamu, dan Dia memperbanyak harta dan anak-anakmu, dan mengadakan kebun-kebun untukmu dan mengadakan sungai-sungai untukmu."

Hadist Bukhari

"Siapa yang selalu istighfar, Allah akan jadikan jalan keluar dari masalahnya, dan Allah akan berikan rezeki dari tempat tidak disangka-sangka."

Thanks for reading & sharing ninamustika.com

Previous
« Prev Post
Oldest
You are reading the latest post

1 comments:

  1. Kalimat yang menenangkan jiwa disaat resah gelisah melanda, dengan mengucapkan kalimat ini seakan masalah yang melanda menjadi lenyap, dan fikiran pun jernih tuk mencari jalan keluar

    ReplyDelete

Search This Blog

Powered by Blogger.

Follow by Email