Berat Badan Ideal Saat Hamil

Berat Badan Ideal Saat Hamil
sumber gambar: pixabay.com
Sebelum menjalani kehamilan. Aku adalah orang yang banyak makan. Tapi banyak makan ku itu hanya mampu menaikkan berat badanku sebatas 45 kilo. Ini ukuran ideal karena aku tidak tinggi. Jika berat badan sudah sampai 45 kilo, biasanya akan menurun dengan sendirinya. Kadang sampai diangka 42 kilo. Tubuh seperti memberikan batasan khusus. Sehingga kalau berat badan sudah sampai 45 kilo. Nafsu makan mulai turun. Dan makan menjadi bertambah sedikit dari hari-ke hari. 

Dari segi menu makanan juga rada bosan. Dalam waktu tertentu akhirnya tidak bisa lagi makan makanan tertentu. Sehingga ini juga yang membuat berat badan turun lagi. Namun berbeda setelah menikah. Aku tidak menimbang berat badan. Tapi kalau dilihat dari ciri fisik sepertinya bertambah. Pipi sangat tembem. Dan beberapa celana terasa sempit. Bahkan badan memang terasa berat. Kadang merasa khawatir juga apakaha ini buruk. Atau malah baik jika ingin program hamil.

Setelah dua bulan menikah, aku akhirnya positif hamil. Pertanda pertamanya adalah mulai sering meludah. Lalu mood yang terasa aneh sekali. Begitu gampang berubah. Juga sangat mudah tersinggung dan menangis. Berikut juga sangat mudah sekali kelelahan. Pertanda ini lama dibiarkan karena aku nya yang belum berani tes kehamilan apakah positif apa tidak. Pengennya tunggu siklus menstruasi dulu. Kalau memang sudah lewat siklus menstruasi baru aku mau tes. 

Nyatanya siklus menstruasi memang terlewat. Setelah jelas-jelas telat sepuluh hari barulah aku mau tes. Kami membeli tespek strip ke minimarket terdekat. Harganya murah hanya Rp 21.000 saja. Dan memakainya hanya bisa sekali. Tertulis di kemeasannya kalau alat itu valid digunakan kapan saja, baik pagi, siang, maupun malam. Namun dari berbagai informasi yang aku dapatkan katanya lebih bagus pagi. Yang dites adalah air kencing pertama setelah bangun tidur.

Di dalam air kencing itu akan ada zat yang menunjukkan bukti kehamilan. Zat itu akan memunculkan dua garis pada alat tes. Sehingga jika alat sudah diletakkan ke air kencing dan hanya menimbulkan satu garis. Berarti zat tanda kehamilan itu tidak ada. Berarti tidak hamil. Namun jika dua garis berarti positif hamil. Dan aku bergembira karena hasilnya memang dua garis. Berarti tanda-tanda yang aku rasakan itu benar tanda kehamilan.

Berat Badan Ideal Saat Hamil
sumber gambar: pixabay.com
Untuk memastikan kebenarannya, kami akhirnya juga mengecek ke bidan. Dan memang positif hamil. Di bidannya di tes dengan tespek juga. Awalnya saya mengira akan ada jenis tes lain yang mungkin lebih valid atau lebih canggih. Ternyata sama saja. Dan memang menimbulkan dua garis biru. Lanjut dengan mengecek tekanan darah dan kondisi gizi. Dinyatakan normal. Waktu itu aku sendiri langsung naik ke atas timbangan karena penasaran dengan berat badanku. Padahal belum diminta. 

Setelah dilihat berat badanku ternyata 48 kilo. Berat yang paling tinggi seumur hidupku. Sudah begitu bidannya bilang kalau berat badanku harus naik satu kilo setiap bulannya. Mungkin maksimal sekitar 20 kilo kenaikan total selama kehamilan yang normalnya. Jadi minimal satu kilo naik setiap bulannya. Melihat dari kebiasaan makanku yang lumayan baik. Dan aku bukan orang yang pilih pilih makanan, aku yakin berat badanku pasti naik. Aku menargetkan berat badan yang ideal selama kehamilan.

Nyatanya, semakin hari nafsu makan ku semakin runtuh. Ditambah dengan mual dan muntah. Jumlah nasi yang aku makan malah hanya tinggal satu per sepuluh dari biasanya. Sangat sedikit. Meski dibantu dengan asupan makanan lain seperti buah-buahan dan susu. Akhirnya berat badanku tetap saja turun. Merasa sedikit khawatir dengan turunnya berat badan kemudian mencari lagi informasi mengenai ini. Ternyata berat badan turun di kehamilan muda adalah wajar. Karena memang biasanya diakibatkan mual muntah. Jadi kenaikan berat badan itu bisa diharapkan dimulai pada bulan ke empat atau tri semester kedua kehamilan.

0 Response to "Berat Badan Ideal Saat Hamil"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel