Eyeshadow, Eyeliner, dan Maskara ZOYA cosmetics

review make up

Waktu itu aku jalan-jalan sama ibuk. Aku dan ibuk cari-cari benda-benda lucu di minimarket. Sekalian cari-cari juga keperluan lainnya. Aku lihat banyak banget perlengkapan kecantikan dan make up dari berbagai merek. Aku coba ajak ibuk cari eyeliner. Aku sudah lama banget pengen cari eyeliner yang tahan lama gitu. Tapi maunya sih yang ngga waterproof. Karena takutnya pedih di mata aku. Lagian aku juga ga tahu kalau waterproof jadi ga sah wudhu apa gimana. Aku jadinya keliling sama ibuk. Liat ada merek yang aku baru aja lihat. Kebetulan mba yang jaga menyapa dan menawarkan produk dengan ramah. Aku dan ibuk jadi mampir.

ZOYA cosmetics nama brandnya. Ternyata salah satu brand lokal. Mba nya bilang kalau brand ini "wudhu friendly". Mbanya bilang walau aku belom nanya. Kebetulan sekali. Mungkin ini memang yang diunggulkan mereka. Sesuatu yang mereka tawarkan adalah cosmetics yang wudhu friendly. Aku jadi tertarik banget. Begitu ku tanya harganya ternyata terjangkau. Mungkin bisa dikatakan murah atau menengah. Aku lalu beli eyeliner, eyeshadow, dan maskaranya. Aku berharap banget ini cocok di aku. Karena aku tipe kulit sensitif, sudah banyak brand aku coba dan belom ketemu yang pas cocok. Biasanya maskara selalu membuat mataku pedih banget dan terus mengeluarkan air mata. 

review make up

Aku langsung cobain maskaranya begitu sampai di rumah. Ternyata ga begitu perih tapi tetap aja perih sedikit. Atau mungkin karena aku aja yang ga biasa ya. ☺ Jadinya si maskara langsung aku simpen aja. Mungkin akan aku gunakan di monem momen tertentu aja. Misalnya kalau mau ke pesta aja. Trus aku cobain eyelinernya. Eyeliner adalah sesuatu yang aku harap bisa aku pakai terus gitu. Begitu aku coba ternyata ngaplikasikannya agak susah. Susah nempelnya. Warnanya juga susah banget baru kelihatan. Kabar baiknya setelah dipakai seharian, eyeliner ini ga begitu luntur. Membersihkannya juga mudah. Dan karena ga luntur jadi wajah ga kena hitam-hitam. Kan rada horor kalau luntur trus jadi hitam-hitam di bawah mata. 

review kosmetik

Hari-hari berikutnya aku baru coba eyeshadownya. Eyeshadownya punya tiga warna, yaitu cokelat tua, cokelat, dan putih. Eyeshadownya powdery banget. Ga begitu terang juga warnanya. Jadi berulang-ulang banget mengaplikasikannnya. Tapi hasilnya aku suka. Tampilannya jadi kayak sederhana bersahaja gitu. Lebih natural. Lebih natural lagi kalau ditumouk ketiganya, pertama warna putih, trus tumpuk sama warna cokelat, terakhir tumpuk sama warna cokelat tua. Aku suka banget. Tapi setelah berkali-kali pakai aku menemukan cara terbaik menggunakan eyeshadow zoya ini yang aku pikir pas banget untuk aku.

Warna putihnya aku gunain untuk menutup kantung mata. Hasilnya bagus banget. Cerah dan memang kantung matanya tertutup. Setelah gunain eyeshadow putih ini di kantung mata, baru ditumpuk dengan bedak. Hasilnya aku suka banget. Eyeshadow cokelat tua aku gunain sebagai pengganti eyeliner. Aku suka hasilnya tampak natural dan ngaplikasikannya gampang. Dibandingkan dengan mengaplikasikan eyelinernya si ZOYA. Jadi eyeshadow warna cokelat tuanya finally aku jadikan eyeliner aja. Eyeliner cokelat tua ini juga bisa dijadikan untuk counturing. Lalu eyeshadow putihnya dijadikan highlighter. Hasilnya oke.

Karena tampilannya natural banget. Namun oke. Penggunaan eyeshadow ini di aku akhirnya benar-benar berubah. Ini aku gunakan setiap hari. Bahkan di rumah. Untungnya sejauh ini kurang lebih sebulan, aku ga menemukan efek buruk pada kulit. Nanti kalau ada perkembangan lagi, aku tambahain di tulisan ini, insya Allah. Semoga tulisan ini bermanfaat. Terimakasih sudah membaca ninamustika.com.

0 Response to "Eyeshadow, Eyeliner, dan Maskara ZOYA cosmetics"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel