Flashback Sembilan Bulan Kehamilanku - ninamustika.com google-site-verification: google0a2d1c86a0959499.html

Flashback Sembilan Bulan Kehamilanku

Flashback Sembilan Bulan Kehamilanku

Pagi ini hujan ukuran menengah di daerahku. Cocok banget kalau mau cerita flashback ya kan. Aku mau flashback tentang pengalaman kehamilanku yang pertama, selama sembilan bulan. Sekarang aku sudah mendekati HPL. Kira-kira seminggu lebih lagi insyaallah bakal lahiran.. 

Aku mulai mengetahui hamil itu awal Juni. Semasa lebaran sudah terasa agak berbeda. Gampang banget capek. Gampang pusing. Sempat juga beberapa kali kram perut bawah yang sakit banget. 

Suhu badan aku juga meningkat. Aku merasa badan aku hangat. Kadang berasa kayak demam. Air liur juga kencang banget produksinya. 

Aku udah feeling sih mungkin beneran itu tanda kehamilan. Soalnya sudah searching googling juga. Katanya memang begitu. Tapi aku belom berani diajak tes ke bidan.

Alasannya simple banget. Aku takut kecewa. Aku ga mau berharap. Aku mau tunggu dulu setelah melewati masa seharusnya aku datang bulan.

Akhirnya seminggu masa aku biasanya datang bulan telah terlewati. Fix aku telat bulan itu. Baru aku berani cek kehamilan. Saat itu kami sudah kembali ke tempat tinggal kami.

Baru aja sampe di rumah, malam itu juga kalau ga salah, kami langsung beli tespek di minimarket. Aku ga nyangka alat tespek bisa didapat dengan mudah di minimarket. Finally kami beli. Pagi besoknya aku rencana mau tes.

Katanya tes lebih valid kalau pagi.  Pakai air kencing pertama di pagi itu. Walaupun di kemasan tespeknya disebutkan tespek valid kapanpun. Aku tetap mau tes pagi aja biar lebih yakin.

Pagi 12 Juni, aku bangun dan langsung tes. Alhamdulillah hasilnya positif. Aku bersyukur melihat dua buah garis merah di tespek strip itu. Aku mulai menyiapkan mentalku untuk menghadapi kehamilan ini.

Bulan-bulan awal kehamilan parah banget. Aku ga nyangka aku bisa berubah sedrastis itu. Aku bahkan sempat tiga hari ga makan nasi samasekali. Aku ga terima aroma nasi.

Apapun mudah banget buat aku mual. Aku malah ngidam makan yang pedas-pedas. Padahal kan ga boleh makan pedas.  Yah jadinya ga makan.

Beberapa hari aku cuma makan buah dan susu. Akhirnya bisa makan sedikit nasi dengan terpaksa lauknya sambal juga. Suami akhirnya mengizinkan. Mungkin "daripada ga makan samasekali... " begitu... 

Buah yang aku konsumsi selalu apel. Rasanya aku cuma mau makan apel. Untungnya apel adalah buah yang baik sebagai pengganti nasi. Dalam sehari aku makan apel empat kali.

Trus aku juga beli gandum. Aku makan bubur gandum sebagai pengganti nasi. Bubur gandum yang kandungannya adalah gandum utuh 100%. Rasanya ga enak tapi dipaksain aja.

Makannya kadang dicampur apel. Kadang makannya dicampur susu. Kalau aku lagi susah banget makan. Suami yang akan memasaknya dan menyuapi aku. 

Tetap, aku merasa lesu banget. Aku merasa pusing. Mudah banget capek. Sampai akhirnya pekerjaan rumah dikerjakan oleh suami juga.

Saking lesunya, aku bahkan pernah juga sampe berhalusinasi. Trus ditambah dengan mimpi-mimpi buruk. Setelah aku cari informasi sebanyak-banyaknya. Ternyata itu namanya GERD. 

Katanya GERD itu diakibatkan tubuh kekurangan nutrisi sangat parah. Pengidapnya bisa berhalusinasi. Merasa sangat lemah. Merasa seakan sudah mau mati. Munculnya paling sering menjelang malam.

Karena informasi ini aku lebih lagi memaksa diriku buat makan. Aku masak juga sambel-sambelan. Aku juga bisa makan sayur. Tapi ga bisa sama sekali makan protein hewani.

Yang unik, pada trimester kehamilan ini aku menemukan bahwa ternyata isu kulit apel dikasih lilin itu benar. Awalnya aku suka sebel karena beli apel yang warnanya masih kilat cantik, ternyata di dalamnya busuk. Ini beberapa kali terjadi.

Aku akhirnya iseng mengikis kulit apel. Ternyata dapat lapisan lilin. Beberan seperti lilin putih gitu. Jadinya rada ga percaya lagi sama apel.

Satu-satunya jenis apel yang aku temukan alami adalah apel malang. Terbukti juga apel malang ini mudah sekali membusuk. Kalau dilihat-lihat kesian juga pedagangnya.

Masuk trimester kedua aku ganti konsumsi buah mangga. Aku merasa buah mangga sangat membantu aku untuk mengembalikan selera makan. Aku merasa mangga itu enak banget. Sehari aku makan dua buah mangga yang besar. 

Meskipun makan mangga banyak. Makan nasiku tetap sangat kurang. Periksa ke bidan ternyata berat badanku turun satu kilo. Harusnya berat badanku naik di trimester kedua.

Aku disarankan bidan untuk selalu menyiapkan camilan. Karena aku susah sekali makan nasi. AKu juga diberi beberapa suplemen makanan. 

Suplemen yang aku dapat adalah suplemen asam folat dan suplemen zat besi. Aku harus banyak istirahat juga. Tapi malah trimester kedua aku semakin sulit tidur. Tidur pun sering terbangun.

USG

Masuk ke bulan kelima, aku dan suami memutuskan untuk USG. Alasan pertamanya adalah untuk mengetahui jenis kelamin janin. Sebenarnya dari bulan pertama kontrol ke bidan, aku sudah tanya kapan mulai boleh USG. Katanya sejak bulan pertama sudah boleh.

Kami menunggu bulan kelima karena saran dari mertua. Lagian bener juga kan bulan kelima kandungan udah besar, jadi lebih enak lihat hasilnya. Kami pun USG di klinik karena kepo sama USG 5D.

Hasil USG menunjukkan janin dalam kandunganku adalah perempuan. Aku senang. Karena baik ibu maupun mertuaku belum punya cucu perempuan. Seneng aja bisa kasih cucu perempuan. 

Ibuku begitu diberitahu juga langsung senang. Ibuku bilang, "Lengkap kini. Ibu sudah ada cucu laki-laki. Sekarang calon anakmu perempuan." Aku senang kalau ibuku senang juga.

Baik ibu maupun mertuaku sama berpesan untuk aku menjaga kehamilan. Kalau dari mertua aku disaranin banyak makan bubur kacang ijo. Kemudian juga ga boleh keluar malam.

Ibuku berpesan jaga kesehatan. Kemudian banyak-banyak makan. Jaga minum susu. "Gapapa kamu susah makan nasi. Jaga konsumsi susunya. Ibu dulu juga gitu waktu hamil anak pertama, susah makan."

Tentang USG 5D yang kami kepo itu, nyatanya di klinik tempat kami periksa, USGnya ga 5D, nyatanya 4D. Video monitornya lebih jelas terlihat. Calon babynya terlihat lebih nyata. Fotonya juga jadinya lebih nyata. Sekarang sudah banyak banget orang yang memilih USG 4D.

Setelah USG aku diperiksa darah. Ternyata kadar HB ku sangat rendah, yaitu 8,8. Minimal HB perempuan dewasa adalah 10.0. Ideal HB perempuan dewasa adalah 12-16. Kalau HB rendah, bisa mengakibatkan pendarahan saat melahirkan. Dokter menyarankan untuk konsumsi ikan, semangka, dan jeruk.

Kemudian, nyatanya aku disarankan untuk melahirkan secara sesar. Kata dokternya mata minus enam ke atas ga mungkin bisa melhairkan normal. Pasti buta katanya. Ngeri banget dokternya.

Sepulang dari klinik itu aku langsung serching youtube. Ternyata banyak orang yang matanya minus enam ke atas, bisa lahiran normal. hmmm...

MENGATASI BEBERAPA MASALAH KESEHATAN SAAT HAMIL


Sesuai dengan saran dokter, kami membeli semangka untuk menaikkan HBku yang sangat rendah. Sayangnya di daerah tempat tinggal kami ga ada yang jual semangka ukuran sedikit. Beli harus banyak. Padahal kami tinggal cuma berdua.

Semangkan kan cepat banget rusaknya. Harus kudu dihabiskan. Aku jadi makan semangkan terlalu banyak kayaknya. Kemudian malah dapat batuk, demam, dan flu. Suami pun begitu.

Kebetulan banget masuk musim pancaroba. Di sini juga udaranya kurang bersih karena daerah penambangan. Debu banyak dimana-mana. Walhasil jadi sakit.

Katanya ibu hamil ga boleh sembarangan minum obat. Aku ga minum obat untuk meredakan batuk, demam, dan flu itu. Aku cuma minum air hangat, makan sup, dan mandi air hangat. Lalu perbanyak istirahat.

Setelah satu minggu sakit, akhirnya aku sembuh. Sebenarnya aku sudah cemas. Aku pikir kalau sampai lewat dari satu minggu, aku mau berobat ke bidan. Alhamdulillah pas seminggu sembuh. Mengatasinya dengan minum air hangat, makan sup hangat, dan mandi air hangat.

Tapi guys, kalau kamu punya alergi cuaca panas. Plis jangan mandi air hangat buat ngilangin demam. Bukannya sembuh demam, malah kambuh alergi nantinya. Mandi air hangat buat ngilangin demam berlalu untuk yang ga punya alergi cuaca panas ya.

Karena merasa ga cocok konsumsi semangka, aku cobaa konsumsi jeruk. Ternyata ga cocok juga. Aku erasa perutku asam. Rasa asam ini justru memicu mual. Aku juga mengakhiri konsumsi jeruk.

Untungnya konsumsi ikan cocok. Untuk meningkatkan HB aku jadinya memperbanyak konsumsi ikan. Selain itu juga memperbanyak konsumsi daging merah berdasarkan saran dari bidan.

Kebetulan banget ibuku umroh di masa trimester kedua ini. Aku pesan kurma untuk meningkatkan HBku. Kata bidan, kurma bagus untuk meningkatkan kadar HB. Sewaktu pulang ibuku memberikan tiga kilo kurma.

Aku makan kurma tujuh buah setiap hari. Aku juga memperbanyak makan. Konsumsi daging sapi, daging ayam, dan ikan juga ditingkatkan. Minum air putih minimal 8 gelas per hari.

Aku mengurangi konsumsi camilan. Dulunya aku banyak banget nyiapin camilan. Mulai dari sereal, biskuit, cokelat, roti tawar, dll. Semuanya aku hentikan. Kalau lapar, ya makan nasi. 

Konsumsi mangga aku hentikan. Aku terpikir mungkin rasa manis mangga mengurangi selera makan nasi. Aku ganti konsumsi buah dengan pisang. Pisang rasanya ga begitu mencolok menurutku. Maksudku ga semanis mangga.

Alhamdulillah, dua bulan berikutnya kami cek HB lagi. HBku sudah naik menjadi 12. Keadaan fisikku baik. Kondisi janin juga baik. Berat badanku naik 8 kilo.

Masalah yang lain kemudian muncul. Kedua telapak kakiku mengalami pembengkakan. Kalau berdiri lama akan terasa sangat sakit. Kalau bangun tidur juga terasa sakit kedua kakiku.

Kami konsultsikan ke bidan, katanya gapapa. Cara mengatasinya adalah tidur dengan posisi kaki yang ditinggikan. Kaki dikasih alasan bantal. Hanya gitu aja cara mengatasinya.

Waktu kami konsultasi persiapan melahirkan, kami juga menyampaikan masalah kaki ini. Solusinya sama, yaitu tidut dengan posisi kaki yang ditinggikan. Pembengkkan telapak kaki hanya diakibatkan terlalu banyak konsumsi garam. Jadi konsumsi garam juga harus dikurangi.

Kata dokter, pembengkakan kaki yang berbahaya itu kalau pembengkakannya di pergelangan kaki. Biasanya itu indikasi ada masalaj jantung atau paru-paru pada janin. Maka akan diperiksa dokter lebih lanjut.

Setelah beberapa minggu mempraktekkan tidur dengan posisi kaki tinggi, bengkak kaki menghilang. Kaki juga ga sakit lagi. Hanya masih aja sakit kalau berdiri atau duduk terlalu lama. Tapi itu wajar.

Oh ya, untuk masalah kesehatan selama hamil, aku sempat juga nemu darah di hidung aku. Waktu mau bersihin hidung, keluar daah segumpalan kecil. Katanya itu hal yang normal kalau mimisan saat hamil dalam jumlah kecil.

Kemudian pernah mengalami kalau ga salah lima kali gusi berdarah tanpa sebab. Maksudnya ga ada kejedot atau apa gitu. Tiba-tiba aja berdarah. Solisinya aku ganti sikat gigi dengan yang sikatnya lembut banget. Sikat gigi juga pelan-pelan.

Kalau kata bidan, pendarahan di gusi ini ada kaitannya sama rendahnya HB. Memang aku sempat mengalami ini di waktu HB rendah itu. Setelah menghabiskan suplemen dari bidan dan dokter, masalah pendarahan di gusi itu ga ada lagi.

PERSIAPAN MELAHIRKAN

Untuk melahirkan, aku tanya sama bidan tempat kami biasa kontrol, apakah dia bersedia membantu persalinan. Ternyata dia menolak. Dia memiliki pendapat yang sama seperti dokter tempat kami USG. Bidannya malah menyarankan agar kami bersegera mengurus rencana sesar di rumah sakit.

Kabar baiknya, operasi sesar ditanggung BPJS. Jadi biaya untuk persalinan di rumah sakit nanti insyaallah gratis. Kami bersegera mengurus rencana persalinan di rumah sakit.

Kata dokter di rumah sakitnya, kemungkinan mungkin memang bisa mata minum tetap melahirkan normal. Tapi kita mengambil resiko yang besar. Hitungannya 50%. ada 50% kemungkinan berhasil ada 50% kemungkinan gagal. Maksudnya berakibat buruk bagi mata.

Berdasarkan hasil USG di rumah sakit, juga ada kondisi lain yang membuatku fix harus sesar. Yang pertama posisi plasenta janin di bawah. Yang kedua, ada sedikit lilitan tali pusar. Lilitannya memang tidak parah, namun untuk meminimalisir resiko lebih baik sesar.

Aku insyaallah ikhlas menerima bahwa aku akan menjalani operasi sesar untuk kelahiran nanti. Aku pun mulai mempersiapkan diri. Mempersiapkan mental. Juga mempersiapkan apa aja yang mungkin dibutuhkan khusus untuk calon ibu yang menjalani sesar.

Berikut hal-hal yang dipersiapkan:

-korset khusus pasca sesar 2 buah
-suplemen untuk mempercepat sembuh dari luka sesar. 
(aku pilihnya suplemen kutuk premium. Harganya 200an. Banyak dijual di olshop. Aku beli dua botol. Satu botol isinya 60 kapsul. Katanya satu botol sudah efektif menyembuhkan luka. Tapi aku beli dua karena untuk memperlancar ASI juga.)
-celana dalam yang tinggi highwaist
-pembalut nifas dacco karena katanya cocok untuk pasca sesar
-sabun antiseptik
-tisu basah

kemudian persiapan umum:
-sarung dua buah
-kain panjang dua buah
-piyama yang full kancing depan tiga buah
-jilbab instan jumbo dua buah
-obat strechmark
-peralatan mandi
-alat kecantikan ga ketinggalan
-kelengkapan administrasi



Persiapan untuk baby:
-handuk dua buah
-kain bedong 6 buah
-kain popok 6 buah
-singlet 6 buah
-gurita 6 buah
-baju lengan panjang 3 set
-baju lengan pendek 3 set
- baju tanpa lengan 2 set
-kaos kaki kaos tangan 4 set
-topi 3 buah
-selimut topi 1 buah
-perlak 1 buah
-tempat tidur 1 set
-kain gendong 1 buah

-popok sekali pakai newborn 
(persiapan di rumah sakit)
-tisu baby
-tisu basah baby
-kapas bulat-bulat
-cottonbud baby
-sisir baby
-gunting kuku
-perlengkapan mandi (aku cuma beli sabun yang top to toe dan minyak telon)
-washlap baby 2 buah
-dot baby satu
-pembersih dot
-pompa asi
-lemari pakaian baby

-bak mandi baby
-gayung
-ember
-baskom
-keranjang pakaian baby
-jemuran pakaian baby

Itulah flashback sembilan bulan kehamilanku. Ini sih intinya curhatan seorang calon ibu. Berbagi cerita tentang bagaiamana sudah menjalani sembilan bulan kehamilan. Semoga bisa juga ada manfaatnya dari sharing ini.

Thank you for reading!

0 Response to "Flashback Sembilan Bulan Kehamilanku"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel